Tiongkok memiliki beragam kuliner dengan cita rasa yang khas dan menarik. Dari hidangan utama hingga makanan penutup, setiap masakan menyimpan keunikan tersendiri. Kali ini, kita akan mengenal dua hidangan terkenal dari wilayah Timur Laut Tiongkok, yaitu Guo Bao Rou (锅包肉) — babi asam manis yang renyah — dan Douhua (豆花), puding kedelai lembut yang sederhana namun menenangkan.
Guo Bao Rou (锅包肉): Babi Asam Manis Khas Timur Laut
Guo Bao Rou merupakan salah satu masakan klasik yang berasal dari kota Harbin, Provinsi Heilongjiang. Hidangan ini terkenal karena rasanya yang manis, asam, dan gurih dengan tekstur luar yang renyah serta daging bagian dalam yang empuk.
Alat yang Diperlukan
- Pisau dan talenan
- Mangkuk untuk mencampur adonan
- Wajan untuk menggoreng
- Sutil atau penjepit masakan
- Saringan minyak atau tisu dapur
Bahan-bahan
Bahan utama:
- 300 gram daging babi bagian has luar (loin), diiris tipis
- 1 butir telur
- 4 sendok makan tepung maizena
- 2 sendok makan tepung terigu
- Garam dan lada secukupnya
- Minyak goreng secukupnya
Bahan saus asam manis:
- 2 sendok makan cuka beras (atau cuka biasa)
- 2 sendok makan gula pasir
- 1 sendok makan kecap asin
- 2 sendok makan saus tomat
- 1 sendok teh minyak wijen
- 2 siung bawang putih, cincang halus
- 1 sendok teh jahe parut
- 50 ml air
Cara Membuat
- Menyiapkan daging: Lumuri daging babi dengan garam dan lada, diamkan selama 10 menit.
- Membuat adonan pelapis: Campur tepung maizena, tepung terigu, dan telur hingga membentuk adonan kental.
- Melapisi daging: Masukkan irisan daging ke dalam adonan hingga terbalut rata.
- Menggoreng pertama: Panaskan minyak, lalu goreng daging hingga berwarna kuning keemasan. Angkat dan tiriskan.
- Menggoreng kedua: Goreng kembali daging selama sekitar 30 detik agar lebih renyah.
- Membuat saus: Tumis bawang putih dan jahe hingga harum. Tambahkan gula, cuka, kecap asin, saus tomat, minyak wijen, dan air. Masak hingga mengental.
- Mencampur daging: Masukkan daging goreng ke dalam saus, aduk cepat hingga seluruh bagian terlapisi rata.
- Penyajian: Sajikan hangat agar tekstur renyahnya tetap terjaga.
Hasil akhirnya adalah potongan daging babi yang garing di luar, lembut di dalam, dengan saus asam manis yang segar dan lezat.
Douhua (豆花): Puding Kedelai yang Lembut dan Alami
Douhua, atau sering disebut tauwa, merupakan hidangan tradisional yang terbuat dari susu kedelai yang diendapkan hingga membentuk tekstur seperti puding lembut. Versi polosnya tidak menggunakan tambahan gula atau kuah manis, sehingga menghadirkan rasa alami kedelai yang ringan dan menenangkan.
Alat yang Diperlukan
- Panci untuk merebus susu kedelai
- Wadah besar atau loyang tahan panas
- Sendok sayur
- Saringan
- Mangkuk saji
Bahan-bahan
- 1 liter susu kedelai murni (tanpa pemanis)
- 1 sendok teh bubuk gipsum food-grade (kalsium sulfat) atau 1 sendok teh agar-agar bubuk sebagai pengganti
- 3 sendok makan air untuk melarutkan gipsum/agar
Cara Membuat
- Mendidihkan susu kedelai: Panaskan susu kedelai perlahan sambil diaduk agar tidak gosong.
- Menyiapkan pengental: Larutkan bubuk gipsum atau agar-agar dengan air dalam wadah besar.
- Membuat douhua: Setelah susu kedelai mendidih, tuangkan ke dalam wadah berisi larutan gipsum sambil diaduk perlahan.
- Proses pengendapan: Tutup wadah, diamkan selama 20–30 menit hingga teksturnya mengental seperti puding lembut.
- Penyajian: Sendokkan douhua ke mangkuk dan nikmati selagi hangat atau dingin sesuai selera.
Douhua memiliki rasa yang ringan, lembut, dan alami dari kedelai tanpa tambahan pemanis apa pun. Hidangan ini sering disajikan sebagai makanan penutup atau camilan sehat yang menenangkan.
Kedua hidangan ini menunjukkan keunikan kuliner Tiongkok dalam mengolah bahan sederhana menjadi sajian luar biasa. Guo Bao Rou menghadirkan cita rasa kuat dan menggugah selera, sedangkan Douhua polos menonjolkan kelembutan alami kedelai.
Keduanya cocok disajikan bersama — Guo Bao Rou sebagai hidangan utama dan Douhua sebagai penutup yang menenangkan.
Leave a Reply