
Trailer coming soon.
Di setiap langkahnya, dunia menuntut kompromi. Bahkan, kesetiaan bisa berubah menjadi ilusi dalam sekejap. Ia tahu ketika ia berjalan di garis tipis antara hidup dan mati, ancaman bisa datang kapan saja. Di antara papan dan senapan, Mongisidi berjalan di dunia yang dikuasai tangan asing. Papan tulis berubah menjadi medan tempur, kapur menjadi debu sejarah, dan tangan yang dahulu menulis kini belajar menggenggam senjata. Tatkala Belanda datang, ia memilih bergabung dengan laskar. Merebut senjata tanpa menumpahkan darah. Berperang gerilya hingga malam menutup medan pertempuran. Kebebasan selalu punya harga, dan ia membayarnya dengan nyawanya sendiri.
Tercatat, Robert Wolter Mongisidi.
Untuk hari ini, latihan bersamanya dilakukan di Francis Room pada jam pelajaran ke-7 dan ke-8.…
ANGGOTA KELOMPOK:George Matthew Wijaya XII-A5/09Justin Morgan Hariyanto XII-A5/16Michael Budianto XII-A5/24Nicholas Valentino Soewono XII-A5/25Shawn Olen Lestarijono…
“Die With A Smile” <含笑死去> —Lady Gaga, Bruno Mars KELOMPOK 4Axelle Dwiananta/02Genevieve Laura Santoso/08Grace Natalia…
Latihan bersama di tiga ruang besar kini sudah dimulai. Kali ini, kami berlatih di VHall…
Hari ini, saya banyak membantu Sie Lighting & Sound. Saya kembali membantu mencari background LCD…