
Trailer coming soon.
Di setiap langkahnya, dunia menuntut kompromi. Bahkan, kesetiaan bisa berubah menjadi ilusi dalam sekejap. Ia tahu ketika ia berjalan di garis tipis antara hidup dan mati, ancaman bisa datang kapan saja. Di antara papan dan senapan, Mongisidi berjalan di dunia yang dikuasai tangan asing. Papan tulis berubah menjadi medan tempur, kapur menjadi debu sejarah, dan tangan yang dahulu menulis kini belajar menggenggam senjata. Tatkala Belanda datang, ia memilih bergabung dengan laskar. Merebut senjata tanpa menumpahkan darah. Berperang gerilya hingga malam menutup medan pertempuran. Kebebasan selalu punya harga, dan ia membayarnya dengan nyawanya sendiri.
Tercatat, Robert Wolter Mongisidi.
Cara membuat: Cara membuat: Membuat douhua: Membuat kuah jahe: Penyajian:
Mahjong memiliki banyak kartu dan setiap kartu ada 4. Baris pertama dari gambar diatas adalah…
Cara membuat Guo Bao Rou (锅包肉): Cara membuat Dou Hua (豆花):
Tiongkok memiliki beragam kuliner dengan cita rasa yang khas dan menarik. Dari hidangan utama hingga…