

Pada tanggal 10 Februari, kami melaksanakan gladi kotor di bangsal dengan fokus utama pada perpindahan properti antaradegan. Kegiatan ini dilakukan untuk melatih kecepatan dan ketepatan pergerakan dekor agar alur drama tidak terputus saat hari H. Melalui gladi ini, guru guru juga dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai tata properti dan perubahan suasana di setiap scene. Dari proses ini, kelancaran sebuah pertunjukan sangat ditentukan oleh kerja di balik layar yang terencana dan terkoordinasi dengan baik. Setelah gladi kotor selesai, kami melanjutkan latihan drama di kelas hingga sekitar jam enam sore. Waktu yang cukup panjang ini memberi ruang untuk memperdalam keseluruhan pertunjukan.
Leave a Reply